Tender CPO PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) pada Senin (23/2/2026) mencatat penurunan Rp 50/kg menjadi Rp 14.100/kg, mengikuti pelemahan pasar regional, sementara Loco Luwu tidak memperoleh penawaran. Foto: Agricom
AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (CPO) melalui tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) tercatat melemah pada perdagangan Senin (23/2/2026). Penurunan ini sejalan dengan tekanan harga di Bursa Malaysia yang masih dibayangi sentimen ekspor dan pelemahan permintaan global.
Harga CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp 14.100/kg, turun Rp 50/kg atau sekitar 0,35% dibandingkan posisi Jumat (20/2/2026) yang berada di level Rp 14.150/kg. Koreksi ini mencerminkan respons pasar domestik terhadap dinamika harga regional, terutama pergerakan kontrak berjangka CPO di Malaysia yang ditutup lesu.
BACA JUGA: Harga CPO Bursa Malaysia Turun, Ringgit Menguat Tekan Minat Beli
Berikut rincian tender CPO KPBN (Rp/kg), Excld PPN – Senin (23/2/2026):
- Franco Belawan & Dumai: Rp 14.100 – BEST, AGM
- Loco Luwu: Tidak ada penawar (No Bidder)
Minimnya partisipasi pada beberapa titik penyerahan mengindikasikan pelaku pasar masih bersikap hati-hati. Faktor eksternal seperti fluktuasi harga minyak nabati global, pergerakan nilai tukar, serta prospek permintaan dari negara tujuan ekspor utama masih menjadi pertimbangan utama buyer. (A3)
Sumber: InfoSAWIT