Harga TBS sawit umur 10–20 tahun tercatat naik menjadi Rp3.683,89 per kilogram seiring penguatan harga CPO dan kernel. Foto: Rachmad Rhomadhani/ Sawit Fest 2021
AGRICOM, PONTIANAK — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada periode I Mei 2026 mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Kalbar untuk pembayaran periode 1–7 Mei 2026, harga TBS sawit usia produktif 10–20 tahun naik sebesar Rp38,25 per kilogram menjadi Rp3.683,89/kg.
Dalam penetapan kali ini, harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) ditetapkan sebesar Rp15.078,00/kg. Sedangkan harga inti sawit (kernel) berada di level Rp15.371,34/kg dengan indeks K sebesar 91,72 persen.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 6–12 Mei 2026 Tembus Rp3.942/Kg
Berdasarkan data yang dihimpun Agricom.id dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat, harga TBS sawit umur 3 tahun ditetapkan sebesar Rp2.769,59/kg. Kemudian untuk umur 4 tahun mencapai Rp2.970,18/kg dan umur 5 tahun sebesar Rp3.184,88/kg.
Selanjutnya, harga sawit umur 6 tahun tercatat Rp3.321,03/kg, umur 7 tahun Rp3.440,48/kg, dan umur 8 tahun mencapai Rp3.539,34/kg. Sementara harga TBS sawit umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.605,96/kg.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Periode 6–12 Mei 2026 Turun Menjadi Rp3.874,93/Kg
Untuk kelompok usia tanaman produktif 10–20 tahun, harga TBS ditetapkan sebesar Rp3.683,89/kg atau menjadi level tertinggi pada periode ini.
Sementara itu, harga TBS sawit umur 21 tahun tercatat Rp3.641,02/kg. Kemudian umur 22 tahun sebesar Rp3.609,21/kg, umur 23 tahun Rp3.564,93/kg, umur 24 tahun Rp3.468,10/kg, dan umur 25 tahun berada di level Rp3.378,18/kg.
Kenaikan harga TBS sawit Kalbar pada awal Mei 2026 mencerminkan pergerakan positif harga produk turunan sawit, khususnya CPO dan kernel, yang menjadi faktor utama dalam formulasi penetapan harga sawit petani di wilayah tersebut. (A3)