AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam di bursa SGX–Sicom mengawali perdagangan pekan kedua Juli 2026 dengan koreksi. Pada perdagangan Senin (13/7/2026), harga kontrak tercatat 214,7 sen AS per kilogram, atau setara Rp38.601/kg dengan kurs Rp17.979 per dolar AS.
Dibandingkan perdagangan Jumat (10/7/2026) yang berada di level Rp39.096/kg, harga karet terkoreksi Rp495/kg. Meski demikian, harga masih bertahan di kisaran Rp38.000/kg, mencerminkan pasar yang tetap berada pada level relatif tinggi.
Sekretaris Jenderal APKARINDO Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan koreksi pada awal pekan ini mengakhiri tren penguatan harga yang berlangsung selama beberapa hari pada pekan sebelumnya. Namun, penurunan tersebut belum mengubah prospek pasar secara keseluruhan karena harga masih jauh lebih tinggi dibandingkan level yang tercatat pada awal April 2026.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Naik Tipis ke Rp39.096/Kg, Bertahan di Atas Rp39 Ribu pada Akhir Pekan
"Awal pekan ini harga memang terkoreksi, tetapi secara umum masih bertahan pada level yang cukup tinggi. Ini menunjukkan pasar sedang memasuki fase penyesuaian setelah mengalami reli dalam beberapa hari terakhir," ujar Rudi Arpian, dalam keterangan yang diperoleh Agricom.id, Senin (13/7).
Menurutnya, arah perdagangan dalam beberapa hari mendatang akan menjadi faktor penting untuk menentukan apakah pelemahan ini hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi tren penurunan yang lebih dalam.
BACA JUGA: Kementan Targetkan Bombana Jadi Sentra Tebu Baru, Pengembangan Capai 1.000 Hektare
Ia menambahkan, peluang harga kembali menguat masih terbuka apabila sentimen pasar global membaik. Di sisi lain, petani diharapkan tetap menjaga kualitas bahan olah karet (bokar), karena mutu produk menjadi salah satu faktor utama dalam memperoleh harga jual yang lebih baik di tingkat petani.
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 8–14 Juli 2026 Naik Tipis Menjadi Rp 3.881,83/Kg
- KKK 100%: Rp38.601/Kg
- KKK 70%: Rp27.021/Kg
- KKK 60%: Rp23.161/Kg
BACA JUGA: Harga Referensi CPO Juli 2026 Turun 2,78 Persen, BK Ditetapkan USD 148 per Ton
- KKK 50%: Rp19.301/Kg
- KKK 40%: Rp15.440/Kg
- KKK 30%: Rp11.580/Kg
BACA JUGA: HPE Kakao Juli 2026 Naik 3,83 Persen, Pasokan Afrika Barat Masih Terganggu
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)