Harga karet alam SGX–SICOM menguat ke 248,4 US cent/kg dengan kurs Rp18.070 per dolar AS. Kenaikan Rp418/kg mendorong harga acuan KKK 100% menjadi Rp44.886/kg, sementara mutu bokar dan transparansi transaksi tetap menentukan pendapatan petani.
AGRICOM, PALEMBANG — Harga karet alam di pasar internasional melalui acuan SGX–SICOM menguat pada perdagangan Selasa, 3 November 2026. Harga tercatat sebesar 248,4 US cent per kilogram, naik dari 246,4 US cent per kilogram pada perdagangan sebelumnya.
Dengan menggunakan kurs Rp18.070 per dolar AS, harga karet untuk kadar karet kering (KKK) 100% setara Rp44.886 per kilogram. Nilai tersebut meningkat Rp418 per kilogram dibandingkan Senin, 2 November 2026, yang tercatat sebesar Rp44.468 per kilogram.
BACA JUGA: Harga Karet SGX–SICOM 2 November 2026 Turun Rp625 Jadi Rp44.468/Kg, Petani Diminta Waspada
Kenaikan ini memberikan sinyal positif bagi pasar karet alam setelah harga acuan mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya.
Sekretaris Jenderal APKARINDO Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan penguatan harga SICOM tersebut menjadi perkembangan positif bagi pelaku usaha dan petani karet.
“Kenaikan harga acuan dari 246,4 menjadi 248,4 US cent per kilogram mencerminkan perbaikan harga di pasar internasional. Namun, dampaknya terhadap harga jual di tingkat petani tetap bergantung pada sejumlah faktor di lapangan,” kata Rudi dalam keterangan yang diperoleh Agricom, Selasa (3/11/2026).
BACA JUGA: RSPO Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas dalam Penanganan Krisis Kebakaran di Indonesia
Ia menjelaskan, mutu bahan olah karet (bokar), nilai KKK, hasil penimbangan, biaya angkut, susut, serta potongan transaksi menjadi komponen yang menentukan nilai bersih yang diterima petani.
Karena itu, kenaikan harga acuan internasional belum tentu seluruhnya diterjemahkan menjadi kenaikan harga jual bokar dengan besaran yang sama.
Rudi menekankan pentingnya transparansi dalam transaksi jual beli karet, termasuk keterbukaan dalam pengujian kadar karet kering, proses penimbangan, dan penerapan potongan.
BACA JUGA: Wamentan Saleh Dorong ASN Kementan Genjot Produksi Padi dan Jagung, Ketahanan Pangan Jadi Prioritas
Daftar Harga Karet Berdasarkan KKK
Berdasarkan harga acuan SGX–SICOM Selasa, 3 November 2026 sebesar Rp44.886 per kilogram untuk KKK 100%, berikut estimasi harga berdasarkan tingkat kadar karet kering:
| Kadar Karet Kering (KKK) | Harga (Rp/Kg) |
| 100% | 44.886 |
| 70% | 31.420 |
| 60% | 26.932 |
| 50% | 22.443 |
| 40% | 17.954 |
| 30% | 13.466 |
Sumber: SGX–SICOM, APKARINDO Sumsel, diolah Agricom.
BACA JUGA: Harga Referensi CPO November 2026 Turun 6,07% Jadi US$978,90/MT, BK Ditetapkan US$124 dan PE 12,5%
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global. (A3)
