Harga karet acuan menguat terbatas seiring kenaikan SGX–SICOM menjadi 242,2 US cent/kg. Penguatan ini menjadi sinyal positif setelah beberapa hari mengalami tekanan, meskipun pergerakan pasar masih perlu diwaspadai.
AGRICOM, PALEMBANG – Harga karet di pasar berjangka SGX–SICOM pada Jumat (6/11/2026) mulai menunjukkan penguatan, meskipun kenaikannya masih terbatas. Harga karet tercatat sebesar 242,2 US cent/kg, naik dari posisi Kamis (5/11/2026) sebesar 241,5 US cent/kg.
Berdasarkan kurs Rp18.004 per dolar AS, harga karet dengan kadar karet kering (KKK) 100% setara Rp43.606 per kg. Angka tersebut meningkat Rp18 per kg dibandingkan harga acuan sehari sebelumnya yang mencapai Rp43.588 per kg.
BACA JUGA: Harga Karet SGX–SICOM Kamis 5 November 2026 Turun Rp687, Kini Rp43.588/Kg
Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) Sumatera Selatan, Rudi Arpian mengatakan, kenaikan tipis ini memberikan sinyal positif bagi pasar karet, terutama setelah harga mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.
“Penguatan tersebut belum cukup kuat untuk menunjukkan perubahan tren yang signifikan. Pelaku pasar dan petani masih perlu mencermati perkembangan harga di pasar internasional maupun pergerakan nilai tukar rupiah,” kata Rudi dalam keterangan yang diperoleh Agricom, Kamis (5/11/2026).
Rudi mengingatkan petani agar tetap menjaga kualitas bahan olah karet (bokar) dan meningkatkan kadar karet kering untuk memperoleh harga jual yang lebih baik.
BACA JUGA: DSI Pastikan Gerbang Ekspor Tunggal Bukan Penghambat, tetapi Penguat Perdagangan Sawit
Menurutnya, peningkatan mutu bokar perlu diikuti dengan tata niaga yang transparan. Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB), pedagang, hingga pabrik diharapkan menjaga keterbukaan harga, kejujuran dalam penimbangan, serta transparansi seluruh potongan yang dikenakan dalam transaksi.
Dengan demikian, petani dapat memperoleh nilai jual yang lebih layak sesuai kualitas bokar yang dihasilkan.
Rincian Harga Karet Berdasarkan KKK
Mengacu pada harga SGX–SICOM Jumat (6/11/2026) sebesar Rp43.606 per kg untuk KKK 100%, berikut estimasi harga berdasarkan tingkat kadar karet kering:
| Kadar Karet Kering (KKK) | Harga (Rp/Kg) |
| 100% | 43.606 |
| 70% | 30.524 |
| 60% | 26.163 |
| 50% | 21.803 |
| 40% | 17.442 |
| 30% | 13.082 |
BACA JUGA: Mentan Amran Siapkan Sistem Baru Pasokan Jagung, Bulog Serap Surplus untuk Lindungi Peternak
Harga tersebut merupakan harga acuan berdasarkan perhitungan KKK dan belum memperhitungkan biaya produksi, biaya pengolahan, maupun potongan dalam rantai pemasaran.
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global. (A3)
