Harga Karet SGX-SICOM Selasa (22/9) Kembali Naik, Tembus Rp42.183/Kg

AGRICOM
Dok. Istimewa / Harga karet SGX-SICOM kembali menguat pada Selasa (22/9/2026), didorong kenaikan harga SICOM dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

AGRICOM, JAKARTA – Harga karet SGX-SICOM kembali menguat pada Selasa, 22 September 2026. Harga SICOM tercatat naik dari 236,8 menjadi 238,0 US Cent/kg.

Penguatan harga SICOM tersebut turut diperkuat pergerakan nilai tukar rupiah. Kurs meningkat dari Rp17.656 menjadi Rp17.724 per US$.

Bacaan Lainnya

Kombinasi kedua faktor tersebut membuat indikasi harga karet dengan Kadar Karet Kering (KKK) 100% mencapai Rp42.183/kg, naik Rp374/kg dibandingkan harga pada Senin (21/9/2026) sebesar Rp41.809/kg.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Senin (21/9) Turun Rp426/Kg Jadi Rp41.809

Menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) Sumatera Selatan, Rudi Arpian. Menurutnya, harga karet SGX-SICOM pada Selasa kembali menunjukkan penguatan setelah sehari sebelumnya mengalami koreksi.

“Pergerakan harga karet dalam beberapa hari terakhir masih cukup dinamis. Pada 18 September 2026, harga sempat mencapai Rp42.235/kg. Namun, harga kemudian terkoreksi menjadi Rp41.809/kg pada 21 September, sebelum kembali menguat menjadi Rp42.183/kg pada 22 September 2026,” ujar Rudi dalam keterangann yang diperoleh Agricom, Selasa (22/9).

Pergerakan tersebut menunjukkan harga karet masih mengalami fluktuasi yang dipengaruhi perubahan harga SICOM dan nilai tukar rupiah.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Jumat (18/9) Naik Lagi Jadi Rp42.235/Kg

“Artinya, pasar karet masih mengalami fluktuasi, sehingga petani perlu tetap memperhatikan mutu bokar dan KKK,” ujar Rudi.

Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

  • KKK 100%: Rp42.183/kg
  • KKK 70%: Rp29.528/kg
  • KKK 60%: Rp25.310/kg
  • KKK 50%: Rp21.092/kg
  • KKK 40%: Rp16.873/kg
  • KKK 30%: Rp12.655/kg

BACA JUGA: Mentan Amran Kebut Bioetanol, Siapkan 2 Juta Hektare Tebu, Singkong dan Jagung

Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alamBursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah(A3)

Pos terkait